Sejarah Singkat
SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir berdiri pada tanggal 30 Juni 2004 berdasarkan SK. Kepala Dinas Pendidikan Nasional nomor: 420/733/SM/D/Diknas Kab.OI/2004 tentang Izin Pendirian dan Penyelenggaraan Sekolah Menengah Pertama dan diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Syahrial Oesman, MM. pada tanggal 03 Juli 2004 bersamaan dengan Haflah Milad PPRU ke-55 dan Wisuda Santri Kelas Akhir serta diadakannya Reuni Akbar Alumni PP. Raudhatul Ulum Sakatiga.
Sebelumnya telah diadakan audensi oleh Mudir (Pimpinan) Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, K.H. Tol’at Wafa Ahmad, Lc. dengan Bupati Ogan Ilir tahun 2004 Bpk. Drs. Indra Rusdi. K.H. Tol’at Wafa Ahmad, Lc. mengungkapkan bahwa peserta didik SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga nantinya ditargetkan bukan saja menguasai ilmu agama secara baik namun juga menguasai ilmu umum dan menguasai tiga bahasa (Inggris, Arab dan Indonesia), serta tidak ketinggalan dengan perkembangan teknologi.
Dibangunnya SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga dengan tujuan agar peserta didik mempunyai jiwa kepemimpinan yang handal serta mandiri, mampu hafal al-Qur’an minimal tiga juz, berakhlak mulia dan memiliki kepekaan sosial.
SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga dimulai pada tahun pelajaran 2004/2005 dan untuk menyukseskannya telah diadakan kegiatan studi banding oleh dewan guru/pengurus maupun kepala sekolah ke SMP-SMP sejenis diwilayah Jabotabek. Jumlah peserta didik pada tahun pertama adalah 40 orang, terdiri dari 20 orang putra dan 20 putri. Pada waktu itu SMPIT Raudhatul Ulum hanya menempati 1 lokal, yang terdiri dari 3 kelas dan 1 kantor. Memasuki tahun pelajaran kedua, SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga mengalami penambahan 1 lokal lagi yang dikhususkan untuk peserta didik putra. Peserta didik baru pada angkatan kedua itu berjumlah 51 orang, terdiri dari 25 putri dan 26 putra. Pada tahun pelajaran ketiga, total jumlah peserta didik mencapai 143 orang putra maupun putri.
Sejak tahun pelajaran pertama, SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga sudah mulai mengantongi prestasi di tingkat Kabupaten di bidang olahraga, seni maupun bidang akademis dan non akademis lainnya serta mengadakan atau mengikutsertakan dewan guru maupun pengurus ke beberapa pelatihan tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional dan mengikutsertakan beberapa guru mata pelajaran untuk mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejak tahun pelajaran kedua.
Kurang lebih 15 tahun berdiri, hingga saat ini SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga sudah memiliki 16 ruang kelas, 4 unit asrama dan 16 kamar (1:4) dan sarana penunjang lainnya seperti: Aula Pertemuan, perpustakaan, GOR, Wisma, Villa Terapung, Sarana Olahraga dan Seni, dan lain sebagainya. Selain itu, SMPIT Raudhatul Ulum juga menjadi sekolah pertama di Kab. Ogan Ilir dan diluar kota Palembang yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2015/2016 serta meraih UN tertinggi di Kab. Ogan Ilir selama 6 tahun berturut-turut (2012 – 2016), bersamaan dengan pelaksanaan UNBK tersebut, SMPIT Raudhatul Ulum meraih penghargaan tingkat Nasional dari KEMDIKBUD tahun 2015 berupa piagam Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) tertinggi dengan nilai 80.58.
Selanjutnya SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga telah melaksanakan Akreditasi ke-3 pada tahun 2015 dengan predikat ‘A’ (nilai: 93) sebagaimana SK. Penetapan Hasil Akreditasi BAP-SM Nomor: 549/BAP-SM/TU/X/2015 pada tanggal 16 Oktober 2015.
Kemajuan dan perkembangan SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga tentunya tidak terlepas oleh perjuangan dan dedikasi Kepala Sekolah hingga SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga tetap eksis dan akan terus bersaing di dunia pendidikan. Berikut daftar kepala sekolah SMP IT Raudhatul Ulum Sakatiga sejak periode awal hingga periode sekarang:
No. Nama Jabatan Tahun
1. Drs. Dakir Sokaryo, MM. Kepala Sekolah 2004 – 2008
2. M. Fadlillah, S.Pd.I. Kepala Sekolah 2008 – 2010
3. Iskandar, S.H.I. Plt. Kepsek 2009/2010
4. M. Fadlillah, S.Pd.I. Kepala Sekolah 2010 – 2012
5. Iskandar, S.H.I. Kepala Sekolah 2012 – 2015
6. Abdul Muhaimin, S.Sos.I., M.S.I. Kepala Sekolah 2015 – 2019
7. H. Kiagus Abdul Gamal, M.Pd. Kepala Sekolah 2019 - sekarang
Letak Geografis
Secara geografis, SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga berada pada posisi Lintang: 03.15.16 = 3.2544.444 dan Bujur: 104.41.16 = 104.6877.777 dengan letak kampus yang berbatasan:
a. Sebelah Utara berbatasan dengan Jl. Desa Sakatiga (tanah PP. Raudhatul Ulum)
b. Sebelah Selatan berbatasan dengan tanah PP. Raudhatul Ulum
c. Sebelah Timur berbatasan dengan tanah masyarakat Desa Sakatiga
d. Sebelah Barat berbatasan dengan tanah MTs. Negeri 01 Sakatiga.
Desa Sakatiga adalah sebuah desa yang terletak 40 km sebelah selatan Kota Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan dan dapat di tempuh dalam waktu satu jam perjalanan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Jauh sebelum Kemerdekaan RI desa ini dikenal dengan sebutan Mekkah kecil, karena banyak ulama yang berasal dari Sakatiga belajar ilmu agama Islam di kota Mekkah.
Para ulama ini setelah pulang ke tanah air aktif mengajarkan dan menyebarluaskan agama Islam baik di desa Sakatiga sendiri maupun ke desa-desa lain dalam wilayah Sumatera Bagian Selatan. Aktifitas kegiatan belajar mengajar agama Islam ini di kalangan masyarakat Sumatera Selatan dikenal dengan sebutan Cawisan (halaqoh ta’limiyah). Pada awalnya para ulama aktif mengadakan cawisan-cawisan tersebut di rumah-rumah mereka, pada akhirnya mereka tidak mampu lagi memenuhi permintaan masyarakat luas. Untuk memenuhi keinginan besar masyarakat untuk belajar ilmu agama maka mereka mendirikan lembaga pendidikan Islam dalam bentuk madrasah-madrasah. Disinilah para pelajar dating dari berbagai penjuru daerah menuntut ilmu. Dari madrasah ini lahirlah Pondok Pesantren Raudhatul Ulum.
Pondok pesantren inilah yang telah berjasa memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat disekitarnya baik dalam bentuk pencerahan kehidupan beragama, mencerdaskan kehidupan bermasyarakat, pembangunan budaya keislaman, pemberdayaan masyarakat dan kerjasama dalam pembangunan kesejahteraan dan ekonomi.